My Head Over My Heart

27 June 2011
GUNTING BATU KERTAS. Dia meninggalkan hatinya di rumah. Kepalanya menang lagi.


Sepenggal status yang saya post di Facebook account saya hari ini mengundang pertanyaan dari seorang teman. 
"elu lg broken heart yah?".
Well...of course not. Lagi pula, bagaimana mungkin hati saya patah kalau saya memutuskan untuk tidak menggunakannya? 
Decided to use my head over my heart. Use my brain over my feeling. 
Memutuskan untuk menyimpan hati saya jauh-jauh dari kehidupan saya, karena well...sebut saja belum saatnya untuk saya pakai. 
Saya sebut belum, karena suatu saat saya pasti akan menggunakan hati. 
Saya sebut belum, karena saya tidak ingin hati saya berkeping untuk sesuatu yang not worth for it.
You might call me heartless. Say that I'm paranoid. Atau munafik mungkin. 
Tapi ijinkan saya menyebutnya logis. 
0 Responses

Thanks for leaving comment..